Harga Sembako Mulai Merangkak Naik di Pasar Tangerang Jelang Lebaran

- Rabu, 04 Maret 2026 | 20:15 WIB
Harga Sembako Mulai Merangkak Naik di Pasar Tangerang Jelang Lebaran

Kabupaten Tangerang – Dua minggu jelang Lebaran 2026, suasana Pasar Kelapa Dua sudah ramai. Tapi yang paling kentara adalah angka-angka di label harga. Perlahan-lahan, harga kebutuhan pokok dan sayuran mulai merangkak naik. Kenaikannya bervariasi, mulai dari Rp10.000 sampai Rp15.000 per kilogram.

Lonjakan harga seperti ini memang jadi fenomena tahunan. Setiap mendekati hari besar keagamaan, pola yang sama terulang. Pemicunya? Permintaan masyarakat yang melonjak, sementara pasokan dari distributor cenderung terbatas. Alhasil, harga pun terdorong naik.

Menyikapi hal ini, Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah, bersama Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) turun langsung ke lapangan. Mereka meninjau aktivitas perdagangan di Pasar Kelapa Dua. Tujuannya jelas: memastikan kondisi terkini dan mengantisipasi lonjakan harga yang lebih parah sebelum Lebaran tiba.

Dari pantauan di lapangan, beberapa komoditas memang sudah naik. Beras premium, misalnya, yang semula Rp17.000 per kilogram, kini dijual Rp18.000. Daging sapi naik dari Rp145.000 menjadi Rp150.000 per kilogram. Yang cukup menyengat, cabai merah keriting melonjak dari Rp50.000 ke Rp65.000 per kilogram. Sementara itu, minyak goreng kemasan naik dari Rp14.000 menjadi Rp18.000 per kemasan.

Menanggapi situasi ini, Intan Nurul Hikmah mengakui bahwa kenaikan harga jelang Idulfitri adalah pola yang berulang.

“Pemerintah Kabupaten Tangerang akan mencoba menyubsidi minyak goreng. Kalau daging, mudah-mudahan ada peraturan dari Pemerintah Pusat untuk tidak lebih dari Rp160.000 per kilogram,” jelas Intan.

Di sisi lain, untuk menekan lonjakan yang dinilai cukup tinggi, Pemkab Tangerang punya rencana lain: menggelar operasi pasar. Langkah ini diharapkan bisa menjaga stabilitas harga dan sedikit meringankan beban masyarakat di hari-hari terakhir menjelang Lebaran.

Editor: Redaksi MuriaNetwork

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar