Jakarta - Di tengah memanasnya situasi di Timur Tengah, pemerintah Indonesia bergerak cepat. Menlu Sugiono mengonfirmasi ada 15 WNI di Teheran yang bersiap dievakuasi. Rencananya, mereka akan dibawa lewat Baku, Azerbaijan.
“Sedang diatur kapan pelaksanaannya, soalnya ruang udara juga sedang ditutup,” ujar Sugiono di Istana Kepresidenan, Selasa (3/3) malam.
Dia menjelaskan, perjalanan darat dari Teheran ke Baku sendiri bakal makan waktu cukup lama, sekitar sepuluh jam. Makanya, persiapan harus matang.
Kerja sama dengan KBRI di Iran pun digenjot. Mereka mengatur waktu yang tepat sebelum konvoi darat akhirnya bergerak. Persiapan logistik dan kondisi kesehatan setiap warga jadi pertimbangan utama, mengingat perjalanan yang panjang sebelum akhirnya terbang ke Jakarta.
Menurut Menlu, kelima belas orang inilah yang secara resmi mengajukan permohonan untuk segera dipulangkan.
Artikel Terkait
Port Vale Lolos ke Putaran Kelima Piala FA Usai Singkirkan Bristol City
4 Maret dalam Catatan Sejarah: Dari Penobatan Frederick I hingga Berdirinya Batavia
DPR Desak Pemerintah Lindungi PMI di Timur Tengah yang Memanas
OJK Uji Coba Produk Investasi Mirip Reksa Dana untuk Aset Kripto