Langit di atas Teluk kembali bergejolak. Iran melepaskan serangan balasan dengan meluncurkan rudal dan drone ke sejumlah target di kawasan itu. Aksi ini tak lepas dari serangan besar-besaran AS dan Israel sebelumnya, yang disebut-sebut menewaskan pemimpin tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei. Menanggapi eskalasi ini, beberapa negara Teluk sudah bersiap. Mereka berjanji akan mengambil langkah apa pun demi menjaga keamanan wilayah mereka sendiri.
Di sisi lain, dari Washington, Presiden Donald Trump justru menyoroti sisi lain dari operasi militer tersebut. Ia dengan lantang mengklaim keberhasilan. Menurutnya, serangan gabungan itu berhasil menewaskan 48 pemimpin Iran.
"Tidak ada yang percaya dengan kesuksesan yang kita raih, sebanyak 48 pemimpin telah tewas dalam satu serangan. Dan ini berlangsung dengan cepat,"
kata Trump dalam wawancara dengan Fox News.
Artikel Terkait
DPR Nilai Kehadiran Indonesia di Board of Peace Tetap Strategis Meski Ada Desakan Mundur
Libur Sekolah Idulfitri 2026 Ditetapkan 10 Hari, Mulai 16 Maret
Gerhana Bulan Total Akan Terlihat di Seluruh Indonesia Malam Ini
BMKG Peringatkan Angin Kencang hingga 40 Knot di Perairan Bali Awal Maret 2026