"Kerajaan Arab Saudi telah konsisten dalam mendukung upaya diplomatik untuk mencapai kesepakatan yang kredibel dengan Iran," tulisnya.
Dia menegaskan lagi, "Tidak pernah, dalam seluruh komunikasi kami dengan pemerintahan Trump, kami melobi Presiden untuk mengadopsi kebijakan yang berbeda."
Pernyataan itu sekaligus menepis spekulasi yang menyebar cepat. Bantahan resmi ini mengacu pada laporan awal yang mengutip empat sumber anonim. Jadi, situasinya kini jadi simpang-siur: di satu sisi ada laporan investigasi media, di sisi lain ada penyangkalan resmi yang keras. Yang jelas, isu ini menyorot kembali hubungan kompleks antara Washington, Riyadh, dan Tehran di masa-masa yang penuh ketegangan itu.
Artikel Terkait
DPR Nilai Kehadiran Indonesia di Board of Peace Tetap Strategis Meski Ada Desakan Mundur
Libur Sekolah Idulfitri 2026 Ditetapkan 10 Hari, Mulai 16 Maret
Gerhana Bulan Total Akan Terlihat di Seluruh Indonesia Malam Ini
BMKG Peringatkan Angin Kencang hingga 40 Knot di Perairan Bali Awal Maret 2026