Begitu pernyataan Nazer, seperti dikutip Al Arabiya awal Maret lalu.
Penegasan itu cukup keras dan jelas. Di sisi lain, laporan WaPo sendiri memang belum dikonfirmasi secara independen. Situasinya jadi seru: di satu pihak ada media besar dengan sumber-sumber anonim, di pihak lain ada bantahan resmi yang tegas dari pemerintah Saudi.
Nuansa naratifnya jadi seperti ini: rumor bergulir, media besar melaporkan, lalu muncul bantahan langsung dari pusat diplomasi Saudi. Semua terjadi dalam tempo yang cukup cepat, meninggalkan publik dengan dua versi cerita yang bertolak belakang. Siapa yang benar? Itu masih jadi pertanyaan besar.
Artikel Terkait
Gerhana Bulan Total Akan Terlihat di Seluruh Indonesia Malam Ini
BMKG Peringatkan Angin Kencang hingga 40 Knot di Perairan Bali Awal Maret 2026
Muhammadiyah Kecam Serangan AS-Israel ke Iran dan Desak PBB Beri Sanksi Tegas
THR PPPK Paruh Waktu Banten Masih Tunggu Kejelasan Pusat dan Mekanisme Daerah