Nah, soal surat-surat yang beredar dan diklaim dari DPP Perbasi? Fritz memastikan itu tidak sah. "Itu bagian dari upaya penipuan," ujarnya.
Di sisi lain, pengurus pusat juga menegaskan hal penting. Mereka tidak pernah memungut biaya di luar mekanisme resmi organisasi. Begitu pula, tidak ada penunjukan pihak mana pun untuk penggalangan dana pribadi atas nama Perbasi.
Lalu, apa yang harus dilakukan publik?
Fritz menekankan pentingnya verifikasi. "Kami imbau masyarakat untuk selalu mengecek keabsahan informasi lewat kanal resmi," jelasnya. Ia juga mengingatkan agar tidak melakukan pembayaran kepada pihak yang tidak bisa dipertanggungjawabkan.
Bagi yang sudah terlanjur merasa dirugikan, langkahnya jelas. Perbasi mendorong untuk segera melapor ke aparat penegak hukum. Sementara itu, secara internal, organisasi akan melakukan penelusuran. Tujuannya untuk menjaga rasa aman dan memastikan ekosistem basket nasional berkembang lewat prosedur yang benar, tidak dicemari praktik curang.
Artikel Terkait
Qatar Tembak Jatuh Pesawat Iran dan Hentikan Produksi LNG di Tengah Eskalasi
Dubes Iran Desak D-8 Kutuk Serangan AS-Israel Jelang KTT di Jakarta
Bank Jambi Lakukan Rebuild Sistem Menyeluruh Usai Gangguan, Layanan Digital Masih Ditutup
Presiden Iran Ancam Balas Serangan ke Sekolah dan Rumah Sakit di Teheran