Menurut sejumlah saksi, Trump juga menyoroti konflik yang sedang berlangsung. Dia menyebut bahwa serangan besar-besaran terhadap Iran sebenarnya belum benar-benar dimulai. "Kita bahkan belum mulai menyerang mereka dengan keras," katanya. "Gelombang besar bahkan belum terjadi. Gelombang besar akan segera datang."
Di sisi lain, ada kebingungan lain yang dia ungkapkan. Pemerintahannya, sambung Trump, mengaku tidak tahu siapa pemimpin tertinggi baru Iran setelah meninggalnya Ayatollah Ali Khamenei.
Dalam pernyataan terpisah kepada CNN, dia terlihat bingung. "Kita tidak tahu siapa pemimpinnya. Kita tidak tahu siapa yang akan mereka pilih," katanya.
Ucapan-ucapannya ini, seperti biasa, menciptakan gelombang tersendiri. Menimbulkan tanya tentang arah kebijakan luar negeri jika dia kembali berkuasa, dan tentu saja, menambah ketegangan di kawasan yang sudah panas itu.
Artikel Terkait
Arab Saudi Bantah Lobi AS untuk Serang Iran, Banting Setir dengan Laporan Washington Post
Polisi Amankan Alat Berat dalam Penggerebekan Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal
Arab Saudi Bantah Lobi AS untuk Serang Iran, Banting Piring dengan Laporan WaPo
Arab Saudi Bantah Lobi AS untuk Serang Iran, Tegaskan Pilih Jalur Diplomasi