Gubernur Pramono Anung: Jakarta Harus Punya Jiwa Betawi

- Senin, 02 Maret 2026 | 22:50 WIB
Gubernur Pramono Anung: Jakarta Harus Punya Jiwa Betawi

Menurutnya, komitmen ini bukan sekadar wacana. Pramono bercerita bahwa berbagai kegiatan kebudayaan, bahkan acara seremonial di Balai Kota, kini sudah banyak yang mengangkat unsur Betawi. Tujuannya satu: mewujudkan roh tadi dalam keseharian.

"Udah nggak ada lagi yang pakai jas, ujung serong, kebaya betawi, kebaya encim, dan sebagainya," jelasnya sambil menyebut beberapa contoh perubahan yang ia maksud.

Baginya, semua upaya ini punya alasan yang jelas. Pramono merasa urusan Betawi tak boleh berhenti di atas kertas atau jadi sekadar teks belaka. Ia ingin semuanya nyata, bisa dilihat dan dirasakan langsung oleh warganya.

"Kenapa ini saya lakukan? Bagi saya pribadi, urusan kebetawian itu tidak hanya sekadar teks atau naskah, tetapi bagaimana realita di lapangan itu bisa dilakukan," pungkasnya.

Nampak jelas, bagi sang Gubernur, menghidupkan roh Betawi adalah sebuah tindakan, bukan hanya pernyataan.

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar