Ledakan kembali menggema di seantero Teluk. Senin (2/3) waktu setempat, sejumlah saksi melaporkan dentuman terdengar di beberapa kota, termasuk di Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, dan tentu saja Kuwait. Suasana tegang itu ternyata bukan tanpa sebab.
Tak lama setelahnya, militer Iran angkat bicara. Mereka mengklaim baru saja melancarkan serangan. Sasaran mereka? Pangkalan udara Ali Al Salem milik Amerika Serikat di Kuwait, yang dikenal sebagai salah satu pangkalan utama AS di kawasan itu. Menurut pernyataan resmi mereka, unit rudal dari pasukan darat dan angkatan laut terlibat dalam operasi ini.
“Unit-unit rudal dari pasukan darat dan angkatan laut militer yang beroperasi dari berbagai lokasi menargetkan pangkalan udara Ali Al Salem milik AS di Kuwait serta kapal-kapal musuh di Samudra Hindia bagian utara selama beberapa jam terakhir,”
Begitu bunyi pernyataan militer Iran yang dikutip AFP, Senin (2/3/2026). Mereka juga menyebut menggunakan “15 rudal jelajah” dalam serangan terbaru ini.
Artikel Terkait
Lippo Cikarang (LPCK) Capai Target Penjualan Rp1,65 Triliun, Pendapatan Melonjak 133%
MK Hapus Frasa Tidak Langsung dalam Pasal 21 UU Tipikor untuk Cegah Pasal Karet
Dubes Iran di Jakarta Tolak Signifikansi Reza Pahlavi Usai Wafatnya Khamenei
BPJS Ketenagakerjaan Permudah Klaim Manfaat, Bisa Dilakukan Secara Online