kata Trump dengan nada penuh keyakinan.
Ia menggambarkan situasi pasca-serangan sebagai hal yang "sangat positif". Bahkan, dalam percakapan terpisah dengan CNBC, Trump menegaskan operasi itu bukan hanya untuk kepentingan AS, melainkan untuk dunia. "Semuanya berjalan lebih cepat dari jadwal," ujarnya. Tujuan operasi, seperti yang diungkapkannya, adalah menyingkirkan kepemimpinan Iran dan melumpuhkan kekuatan militernya.
Namun begitu, respons Tehran datang dengan nada keras. Menlu Iran, Abbas Araghchi, telah mengirimkan surat protes resmi kepada Sekjen PBB dan seluruh anggota Dewan Keamanan. Surat itu dikirim menyusul wafatnya Khamenei.
Dalam surat tersebut, Araghchi mengancam akan ada "konsekuensi yang mendalam dan luas" bagi pihak-pihak yang dianggap bertanggung jawab. Ancaman itu menggantung, menambah suhu ketegangan yang sudah begitu panas.
Artikel Terkait
Kapolri Sorot Dampak Ekonomi dari Operasi Ketupat 2026
Metro TV Siarkan Program Ramadan dan Berita 24 Jam pada Selasa, 3 Maret 2026
Wakil Ketua MPR Peringatkan Ketegangan Selat Hormuz Ancam Stabilitas Harga Minyak Indonesia
Golkar Desak PBB Ambil Langkah Konkret Hentikan Perang di Timur Tengah