Nah, terkait waktu berbuka tadi, Rasulullah SAW memang menganjurkan untuk menyegerakannya. Biasanya, tradisi di masyarakat dimulai dengan doa, lalu kurma atau minuman manis. Baru setelah itu, salat Maghrib dilaksanakan. Ritual sederhana yang punya makna sangat dalam.
Meski jadwal di atas sudah jelas, ada baiknya masyarakat tetap mengecek ulang. Terutama yang tinggal di pinggiran kota atau wilayah dengan perbedaan waktu sedikit. Menyesuaikan dengan jadwal setempat adalah langkah bijak agar ibadah puasa dan salat kita lebih tepat.
Ramadan tahun ini masih panjang. Untuk itu, penting bagi kita semua menjaga konsistensi dan semangat beribadah. Selamat menunaikan ibadah puasa, dan semoga detik-detik berbuka hari ini membawa kebahagiaan dan keberkahan.
(Eunike Michelle Gultom)
Artikel Terkait
Menteri Pertahanan Israel Tandai Pemimpin Hizbullah sebagai Target Eliminasi
Luhut Kenang Keteladanan dan Loyalitas Try Sutrisno di Pemakaman Terakhir
Mantan Sekjen Kemendikbudristek Ungkap Pencopotan Jabatan Usai Nadiem Dilantik
Gubernur DKI Tawarkan Koneksi JPO Sarinah ke Dalam Gedung, Terganjal Status Cagar Budaya