Suasana Syiar Ramadan di Yayasan Al-Khairiyah Citangkil, Cilegon, kemarin, tampak berbeda. Acara yang biasanya penuh nuansa keagamaan itu kali ini diselingi dengan pembicaraan serius soal ekspor dan pembangunan desa. Hal ini tak lepas dari kehadiran Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, yang langsung menyampaikan ajakan khusus.
"Saya senang dan bangga hadir di Citangkil," ujar Yandri membuka sambutannya, Minggu (1/3/2026).
Kunjungannya pada Sabtu (28/2) itu bukan sekadar silaturahmi biasa. Di hadapan jajaran yayasan, Yandri mengajak Al-Khairiyah untuk berkolaborasi membangun desa. Targetnya ambisius: ikut menggerakkan 75.266 desa lewat program prioritas, salah satunya Desa Ekspor.
"Kami banyak ciptakan pengusaha muda," katanya dengan semangat. "Jadi sekarang dari desa sudah bisa ekspor."
Artikel Terkait
Serangan di Sekolah Dasar Iran Tewaskan 108 Orang, Dikecam sebagai Kejahatan Perang
Harga Emas Antam Stagnan di Rp 3,085 Juta per Gram
Serangan AS-Israel Tewaskan 18 Warga di Lamerd, Mayoritas Anak-Anak
Otorita IKN Bagikan 1.000 Mushaf dan Kurma Raja Salman Sambut Ramadan di Samboja