Suasana Masjid Syajarotun Thoyyibah di kompleks DPP Partai Golkar, Jakarta, tampak berbeda akhir pekan lalu. Bukan hanya untuk salat, tapi riuh rendah suara anak-anak mengisi kegiatan Festival Ramadan. Acara yang digelar partai berlambang pohon beringin itu diikuti oleh 284 santri dan santriwati dari sekitar lokasi.
Hadir dalam kesempatan itu, Sri Suparni Bahlil Lahadalia, istri Menteri ESDM Bahlil Lahadalia. Juga tampak istri Sekjen Golkar Sarmuji, dan Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian, didampingi sejumlah pengurus Ibu-ibu IIFPG.
Dalam sambutannya, Sri Suparni menyampaikan apresiasi yang mendalam. Menurutnya, Pesantren Ramadan ini adalah bukti nyata bahwa masjid harus punya peran lebih luas.
"Saya menyambut baik kegiatan Pesantren Ramadan ini yang diikuti 284 anak-anak dari lingkungan sekitar Masjid DPP Golkar," ujarnya, Sabtu (28/2/2026).
"Ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi bagian dari ikhtiar membangun generasi berakhlak, berilmu, dan memiliki kepedulian sosial. Saya berharap program seperti ini dapat menjadi contoh dan direplikasi di masjid-masjid Golkar di seluruh Indonesia."
Ia menegaskan, masjid-masjid Golkar idealnya jadi pusat peradaban. Ruang untuk membina umat sekaligus mendidik karakter, berlandaskan nilai keislaman dan kebangsaan. Di era digital seperti sekarang, kata dia, kegiatan semacam ini penting untuk memperkuat literasi keagamaan anak muda yang kerap kebingungan menghadapi banjir informasi.
Artikel Terkait
Israel dan AS Lancarkan Serangan Rudal, Iran Diguncang Ledakan di Beberapa Kota
Netanyahu Klaim Khamenei Tewas dalam Serangan, Iran Bantah
BGN Tutup 47 Dapur Makanan Gratis Ramadan karena Tak Penuhi Standar Mutu
Iran Balas Serangan Israel dengan Luncurkan Rudal, Sirene Peringatan Berbunyi