Dua ledakan keras mengguncang Teheran pada Sabtu pagi, 28 Februari 2026. Suaranya terdengar jelas di seantero ibu kota Iran itu. Tak lama berselang, konfirmasi resmi pun datang: Israel dan Amerika Serikat memang melancarkan serangan.
PM Israel Benjamin Netanyahu dan Presiden AS Donald Trump mengakui serangan tersebut. Menurut sejumlah saksi, ledakan juga terjadi di kota-kota lain seperti Isfahan, Qom, Karaj, dan Kermanshah. Pemicunya adalah serangan rudal.
Di sisi lain, respons Israel berlangsung cepat dan tegas. Kementerian Pertahanannya langsung mengumumkan bahwa pasukan mereka telah melakukan apa yang disebut "serangan pendahuluan" terhadap Iran.
"Negara Israel telah melancarkan serangan pendahuluan terhadap Iran,"
Artikel Terkait
Iran Umumkan 108 Korban Jiwa Serangan di Sekolah Dasar, Tuding Israel dan AS
BMKG Prakirakan Hujan Ringan hingga Sedang Guyur Sebagian Jabodetabek Hari Ini
Pria di Tanjungpinang Diduga Bunuh dan Mutilasi Istrinya Sendiri
Liverpool Hancurkan West Ham 5-2, Kokoh di Posisi Kelima Klasemen