Kondisi Terkini Siswa Korban Ledakan di Jakarta: Luka Bakar 28% dan Gangguan Pendengaran
Siswa kelas X SMAN 72 Jakarta berinisial LH (16 tahun) masih menjalani perawatan intensif di ruang ICU Rumah Sakit Islam Cempaka Putih. Remaja ini mengalami cedera serius akibat insiden ledakan yang terjadi baru-baru ini.
Tingkat Keparahan Cedera yang Dialami Korban
Menurut keterangan resmi dari Direktur Utama RSI Cempaka Putih, Pradono Handojo, korban mengalami luka bakar yang mencakup 28 persen permukaan tubuhnya. Selain luka bakar yang signifikan, korban juga menderita gangguan pendengaran mencapai 90 persen sebagai dampak dari ledakan.
Posisi Korban Saat Kejadian
Andri, ayah dari korban, mengungkapkan bahwa putranya berada dalam posisi yang sangat dekat dengan pusat ledakan. Saat kejadian, korban sedang dalam perjalanan untuk menunaikan ibadah salat Jumat. Kedekatan dengan sumber ledakan mengakibatkan luka bakar parah pada seluruh sisi kiri tubuhnya.
"Posisinya sangat dekat dengan sumber ledakan, tepatnya di sisi kiri belakang. Bagian kiri tubuhnya menerima dampak paling langsung," jelas Andri saat memberikan keterangan di RSI Cempaka Putih, Jakarta Pusat.
Detail Cedera yang Diderita
Luka bakar yang diderita menyebar secara konsisten pada sisi kiri tubuh, mulai dari area wajah hingga kaki. Kondisi yang paling kritis terlihat pada bagian kaki dimana kulit terkelupas parah hingga memperlihatkan tulang.
"Seluruh bagian kiri tubuhnya terkena dampak, dari kepala hingga kaki. Kondisinya cukup mengkhawatirkan terutama pada bagian kaki," tambah Andri.
Proses Pemulihan dan Perawatan Medis
Korban telah menjalani prosedur operasi pertama pada tanggal 7 November yang berfokus pada penanganan cedera di area wajah, mata, kaki, dan tangan. Operasi kedua telah dijadwalkan untuk tanggal 11 November. Meskipun masih membutuhkan bantuan ventilator untuk pernapasan, kondisi kesadaran korban dilaporkan menunjukkan perkembangan yang positif.
"Tingkat kesadaran pasien menunjukkan peningkatan yang signifikan pada hari keempat pasca operasi pertama. Ini merupakan perkembangan yang menggembirakan dalam proses pemulihannya," ungkap keluarga korban.
Data terbaru menunjukkan sebanyak 33 korban ledakan masih menjalani perawatan medis di empat rumah sakit berbeda, termasuk RSI Cempaka Putih, RS Yarsi, RS Pertamina Jaya, dan RS Polri.
Artikel Terkait
Pakar APINDO Ingatkan KUHP Baru Bisa Tak Efektif Jika Penegak Hukum Bermasalah
IKA Unhas Salurkan 22 Ton Beras untuk Program Ramadhan
Kemlu: 4.725 WNI Korban Penipuan Online di Kamboja Minta Dipulangkan dalam 5 Pekan
KPAI Desak Proses Hukum Cepat untuk Kasus Penganiayaan Anak Tiri di Sukabumi