Mantan Menteri Perdagangan, Wilbur Ross, memberikan pandangannya kepada Wall Street Journal.
Ungkap Ross. Komentar itu merujuk pada berbagai hambatan hukum dan penurunan popularitas Trump jelang pemilihan paruh waktu.
Kekhawatiran serupa juga disuarakan Senator Demokrat, Chuck Schumer. Ia mempertanyakan stabilitas pengambilan keputusan di Gedung Putih saat ini. Schumer merasa gelisah dengan langkah militer yang diambil di tengah tekanan politik domestik yang kian memanas.
Sampai saat ini, situasi di kawasan Teluk Persia masih sangat mencekam. Operasi militer ini dianggap sebagai pertaruhan terbesar Trump selama menjabat. Sebuah langkah yang kontradiktif, mengingat sebelumnya ia berulang kali berjanji akan mengakhiri keterlibatan militer AS di luar negeri. Sekarang, dunia menunggu, sambil menahan napas.
Penulis: Fityan
Editor: Redaksi
Artikel Terkait
Trump Umumkan Operasi Militer AS Skala Besar Dimulai di Iran
Polres Bogor Realisasikan Program Bedah Rumah ASRI untuk 13 Hunian Tidak Layak
AS dan Israel Luncurkan Serangan Besar, Desak Rakyat Iran Gulingkan Rezim
Iran Tutup Selat Hormuz, Pasokan Energi Global Terancam Pasca Serangan AS-Israel