Kawasan Gunung Sahari, Kemayoran, mendadak riuh Jumat sore lalu. Sebuah taksi listrik berwarna hijau terlibat tabrakan beruntun yang melibatkan tiga kendaraan lain. Untungnya, polisi menyebut kasus ini berakhir damai tanpa korban jiwa.
Kanit Laka Satlantas Polres Metro Jakarta Pusat, AKP Sumarno, mengonfirmasi hal itu. Menurutnya, semua pihak memilih jalan musyawarah.
"Diselesaikan musyawarah,"
katanya, Sabtu (28/2/2026).
Kejadiannya sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, taksi listrik dengan plat B-2932-SCX itu melaju dari utara ke selatan di Jalan Gunung Sahari. Nah, sesampainya di dekat Halte Transjakarta Pasar Baru Timur, sesuatu terjadi. Taksi itu kemudian bertabrakan dengan sepeda motor, sebuah angkot, dan minibus yang kebetulan melintas di jalur yang sama.
Kerusakan pun tak terhindarkan. Bagian depan taksi ringsek. Motor dan angkot yang kena imbas mengalami kerusakan di bagian depan dan belakangnya. Sementara itu, minibus Toyota Zenix yang ikut terseret hanya rusak di bagian belakang.
Para pengemudi yang terlibat berinisial SI (taksi), AH (motor), ND (angkot), dan MH (minibus). Meski terjadi keributan dan kerusakan kendaraan, ada kabar baik dari lokasi kejadian.
"Korban meninggal nihil,"
tutur Sumarno melegakan. Rupanya, meski benturannya terdengar keras, semua berakhir dengan kesepakatan di antara mereka yang terlibat.
Artikel Terkait
KPK Geledah Tiga Lokasi Terkait Kasus Pemerasan Bupati Tulungagung
Harga Ban Mobil Populer April 2026: Cek TWI Sebelum Ganti
Kapolda Riau Apresiasi Ibu-ibu Panipahan, Akui Ada Kekosongan Kehadiran Negara
SNPMB Tetapkan Aturan Busana Formal dan Jadwal UTBK 2026