Sore ini, Lapangan Banteng di Jakarta Pusat menjadi pusat kemeriahan. Di sinilah puncak Perayaan Imlek Nasional 2026 digelar. Suasananya? Ramai dan penuh warna.
Pantauan di lokasi sekitar pukul empat lewat, parade sudah bergulir. Rombongan peserta mulai berjalan dari depan Gereja Katedral, menuju Lapangan Banteng. Mereka membawa poster bertuliskan 'Harmoni Imlek Nusantara'. Menurut sejumlah saksi, semangat kebersamaan itu benar-benar terasa.
Yang menarik, pembukaan parade ini punya simbol kerukunan yang kental. Bedug dibuka oleh perwakilan tiga pilar: seorang Romo dari Katedral, Menteri Agama Nasarudin Umar mewakili Masjid Istiqlal, dan Gubernur Maluku Utara, Sherly Tjoanda. Suara bedug itu sekaligus jadi tanda dimulainya perjalanan panjang parade.
Warna merah dan kuning mendominasi. Kostum peserta beraneka ragam, dari yang tradisional sampai kreatif. Tak ketinggalan, barisan polisi berkuda tampak gagah mengawal.
Lalu, barongsai dan lampion naga menyemarakkan jalan. Irama drum band, gerakan ondel-ondel, dan semangat kuda lumping bercampur jadi satu. Bahkan, ada juga yang berdandan jadi Sunggokong, si Kera Sakti yang legendaris itu. Seru sekali.
Sebelum berjalan, lagu Indonesia Raya berkumandang. Di depan panggung Harmoni Imlek Nusantara, mereka sempat menampilkan atraksi singkat. Baru kemudian, perjalanan dilanjutkan ke Lapangan Banteng.
Artikel Terkait
Mutasi Didik ke Yanma Polri untuk Permudah Proses Pemecatan
Pimpinan PLN Indonesia Power Inspeksi Ketat Pembangkit Jelang Ramadan dan Lebaran
Serangan Israel Tewaskan 40 Anak Perempuan di Sekolah Dasar Iran
Karyawan Baru Berhak THR Prorata, Begini Cara Hitungnya