Menyongsong Ramadan dan Lebaran tahun depan, BNI sudah bersiap. Bank plat merah ini menggelontorkan dana tunai tak tanggung-tanggung, nyaris Rp24 triliun tepatnya, untuk mengantisipasi membludaknya transaksi masyarakat. Puncaknya tentu saat arus mudik Lebaran 2026 nanti.
Okki Rushartomo, Corporate Secretary BNI, menegaskan pihaknya sudah mengkalkulasi kebutuhan likuiditas selama periode hari raya. "BNI memastikan kesiapan likuiditas dan jaringan layanan agar masyarakat dapat bertransaksi dengan aman dan nyaman selama periode Ramadan dan Idul Fitri," ujarnya, seperti dikutip dari Antara akhir pekan lalu.
Nah, dari angka fantastis tadi, sekitar Rp16,64 triliun dialokasikan khusus untuk mengisi ATM dan mesin CRM yang tersebar di mana-mana. Sisa nya, kurang lebih Rp7,33 triliun, disiapkan buat melayani transaksi di kantor cabang. BNI memproyeksikan, kebutuhan harian uang tunai bakal menyentuh angka Rp1,71 triliun per hari. Wajar sih, mengingat ada THR yang dicairkan, belanja kebutuhan Lebaran, plus biaya buat mudik.
Cabang Tetap Buka, Meski Terbatas
Lantas, bagaimana kalau butuh layanan saat libur panjang? Tenang, BNI tetap membuka operasional terbatas di sejumlah kantornya. Pada 20 Maret 2026 nanti, ada 23 outlet yang beroperasi. Tiga hari setelahnya, tepatnya 23 Maret, jumlahnya bertambah jadi 32 outlet. Mereka buka cuma dua jam, dari pukul 10.00 sampai 12.00 waktu setempat.
Artikel Terkait
BNPB Imbau Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Banjir-Longsor Sepekan ke Depan
FPTI Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan terhadap Delapan Atlet Panjat Tebing
Trump Serukan Warga Iran Gulingkan Pemerintah Usai Serangan Udara AS-Israel
KBRI Manama Konfirmasi Serangan ke Pangkalan AS di Bahrain, Imbau WNI Waspada