Kasus dugaan keracunan di Raja Ampat, Papua Barat Daya, kian meluas. Kini, jumlah siswa yang jatuh sakit usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah menjadi 80 orang. Mereka semua kini terbaring di RSUD Waisai untuk mendapatkan perawatan.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengonfirmasi peningkatan angka ini. "Seluruh pasien mendapatkan perawatan intensif di RSUD Waisai," ujarnya.
Ia menyebut sudah turun langsung ke rumah sakit. Tak cuma mengecek kondisi para siswa, Kambu juga sempat berbincang dengan orang tua yang tentu saja dilanda kecemasan. Pemerintah daerah berusaha meyakinkan bahwa penanganan berjalan optimal.
"Layanan kesehatan bagi seluruh korban dilakukan secara terkoordinasi. Kami memastikan seluruh pasien ditangani dengan baik," tegasnya.
Kabarnya, kondisi sebagian besar korban mulai membaik. Bahkan, beberapa di antaranya diperkirakan bisa pulang pada sore hari ini. Ini tentu jadi angin segar di tengah situasi yang mencemaskan.
Artikel Terkait
Mirae Asset Turunkan Target Harga Saham Unilever Usai Divestasi
Bayi Baru Lahir Ditemukan di Gerobak Nasi Uduk Pejaten, Diduga Ditinggalkan Zidan
Geely Uji SUV Off-Road Baru, Bakal Tandingi Land Rover Defender pada 2026
AS dan Israel Tewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Khamenei; Krisis Global Membayang