Kasus dugaan keracunan di Raja Ampat, Papua Barat Daya, kian meluas. Kini, jumlah siswa yang jatuh sakit usai menyantap Makan Bergizi Gratis (MBG) bertambah menjadi 80 orang. Mereka semua kini terbaring di RSUD Waisai untuk mendapatkan perawatan.
Gubernur Papua Barat Daya, Elisa Kambu, mengonfirmasi peningkatan angka ini. "Seluruh pasien mendapatkan perawatan intensif di RSUD Waisai," ujarnya.
Ia menyebut sudah turun langsung ke rumah sakit. Tak cuma mengecek kondisi para siswa, Kambu juga sempat berbincang dengan orang tua yang tentu saja dilanda kecemasan. Pemerintah daerah berusaha meyakinkan bahwa penanganan berjalan optimal.
"Layanan kesehatan bagi seluruh korban dilakukan secara terkoordinasi. Kami memastikan seluruh pasien ditangani dengan baik," tegasnya.
Kabarnya, kondisi sebagian besar korban mulai membaik. Bahkan, beberapa di antaranya diperkirakan bisa pulang pada sore hari ini. Ini tentu jadi angin segar di tengah situasi yang mencemaskan.
Artikel Terkait
Polri Siap Tindak Tegas Pembakar Lahan, 21 Tersangka Sudah Ditentukan
Forum Warga Desak Pemerintah Segera Terbitkan PP Cukai Minuman Berpemanis
Riset Ungkap Mayoritas Aplikasi Bencana Tak Aktif, Pakar Desak Sistem Terpadu
Pemuda Tewas Terlindas Bus Transjakarta Usai Tabrak Pembatas di Gunung Sahari