Di lapangan, NTT sudah punya master plan. Lokasi pertandingan akan tersebar di lima gugus pulau utama. Soal venue, pemerintah tak mau gegabah membangun dari nol. Fasilitas yang sudah ada milik pemerintah, kampus, hingga lembaga keagamaan akan dioptimalkan. Tentunya, setelah melalui revitalisasi, entah itu ringan atau berat, agar sesuai standar panitia besar PON.
Dari sisi hukum dan dana, NTT sudah lebih dulu menyiapkan payung. Perda Nomor 13 Tahun 2025 tentang Dana Cadangan PON XXII/2028 sudah ditetapkan dan mulai dijalankan tahun ini. “Ini bukti keseriusan kami,” tegas Johni.
Di sisi lain, kesiapan mitra juga mulai terlihat. Ketua Umum KONI NTB, H. Mori Hanafi, menyatakan kesiapannya untuk memanfaatkan infrastruktur yang ada tanpa perlu membangun venue baru. Sementara itu, dari KONI Pusat, Marciano Norman menekankan pentingnya kepastian payung hukum bagi DKI Jakarta terkait penggunaan APBD untuk PON.
Lalu, bagaimana pembagian cabang olahraganya? Hasil rapat memutuskan NTT mendapat 22 cabor. Di antaranya ada Bola Tangan, Layar, Selancar Ombak, Sepak Bola, hingga Barongsai. NTB mengelola 26 cabang, mencakup Panahan, Atletik, Golf, Triathlon, hingga Berkuda Memanah yang unik itu. Empat cabang Berkuda, Bola Voli, Sepak Bola, dan Aerosport akan dikelola bersama NTT dan NTB. Adapun DKI Jakarta bertanggung jawab atas 14 cabang, seperti Akuatik, Anggar, Senam, hingga Ice Skating dan Skateboard.
Rapat itu pun ditutup dengan penandatanganan Berita Acara. Wagub NTT Johni Asadoma, Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi, Ketua KONI DKI H. Hidayat Humaid, dan Wakil Ketua Umum I KONI Pusat Soewarno yang membubuhkan tanda tangan. Dokumen itu jadi dasar pelaporan resmi ke Menpora. Sekarang, tinggal eksekusi di lapangan.
Editor: Redaktur TVRINews
Artikel Terkait
FPTI Bentuk Tim Investigasi Dugaan Kekerasan terhadap Delapan Atlet Panjat Tebing
Trump Serukan Warga Iran Gulingkan Pemerintah Usai Serangan Udara AS-Israel
KBRI Manama Konfirmasi Serangan ke Pangkalan AS di Bahrain, Imbau WNI Waspada
John Herdman Hadapi Ujian Perdana Saat Indonesia Jadi Tuan Rumah FIFA Series 2026