Kalimat “masing-masing dulu” itu terdengar seperti jeda. Sebuah waktu untuk menenangkan pikiran, mengevaluasi semua yang telah terjadi, sebelum menentukan langkah selanjutnya.
Prioritas Rujuk dengan Mawa Demi Anak
Di sisi lain, Insanul tak menampik bahwa fokusnya kini lebih condong ke arah Mawa. Alasannya jelas: sang anak, Afnan. Keberadaan buah hatinya itu menjadi pertimbangan utama baginya untuk berusaha memperbaiki hubungan dengan istri pertama.
“Saya ingin yang paling prioritas duduk dulu sama masing-masing pihak. Saya pengen bertanya apakah masih bisa menjalankan visi dan goals yang sama. Tapi kalau memang tidak bisa, ya tidak ada yang saya paksakan,” ungkapnya.
Ia menggambarkan kondisinya saat ini sudah carut-marut. Sulit baginya untuk memberi kepastian tentang masa depan dengan Inara. Rencananya, ia akan berbicara dari hati ke hati dengan kedua perempuan tersebut secara terpisah.
“Aku nggak tahu ke depannya gimana baiknya. Yang jelas, aku coba adil dengan memberikan pertanyaan yang sama kepada keduanya nanti,” pungkasnya.
Semuanya masih menggantung. Menunggu percakapan yang jujur, dan keputusan yang barangkali tak mudah bagi siapa pun.
Artikel Terkait
Proses Hukum Terhenti, Tersangka Kasus Pornografi Meninggal Sebelum Diperiksa
Kemendagri Dorong Tabalong Tingkatkan Kualitas Inovasi Berbasis Data dan Kolaborasi
Anggota DPR Habib Aboe Bakar Alhabsyi Minta Maaf ke Ulama Madura Soal Pernyataan Narkoba
Trump Kritik Pedas PM Italia Meloni Soal Sikap Netral dalam Konflik Iran