Intinya, jangan sampai terjadi kesenjangan. Kebutuhan sebenarnya untuk A, eh malah anggarannya dibelanjakan untuk B. Itu yang harus dihindari.
Peringatan KPK ini muncul setelah pernyataan Rudy Mas'ud menuai sorotan. Gubernur itu sebelumnya membela pembelian mobil tersebut sebagai upaya menjaga marwah Kalimantan Timur. Dia juga berargumen bahwa pembeliannya sudah sesuai dengan Permendagri.
Di sisi lain, tekanan tak hanya datang dari KPK. Partai Golkar sebagai tempat bernaung Rudy juga sudah angkat bicara.
Sekjen Partai Golkar, Muhammad Sarmuji, mengaku pihaknya telah mengingatkan kadernya itu. Mereka meminta Rudy untuk lebih mendengarkan suara masyarakat, terutama dalam konteks efisiensi anggaran.
Artikel Terkait
Masinis Tewas Diserang Kawanan Tawon Vespa Saat Perbaiki Tandon Air
SIM Keliling Polda Metro Jaya Buka di 5 Titis Jakarta Hari Ini
PDIP Soroti Alokasi Anggaran Pendidikan untuk Program Makan Bergizi Gratis
Bnetfit Transformasi dari ISP ke Juara ICT Nasional dengan Peta Jalan 2026