Menurut Nono, sekitar 500 anak yatim dari kawasan PIK dan sekitarnya, bahkan dari wilayah Banten, diundang dalam kegiatan kali ini. Agenda yang disiapkan pun beragam, mulai dari tausiah, pertunjukan Islami, hingga lomba cerdas cermat.
Ia berharap santunan serta souvenir yang dibagikan bisa membawa manfaat dan semangat baru. Bagi ASG, nilai berbagi semacam ini bukanlah proyek insidental. Ini adalah prinsip yang melekat dalam cara perusahaan menjalankan bisnisnya.
"Perusahaan tidak hanya berfokus pada bisnis," tegas Nono. "Tetapi juga harus mampu memberikan dampak nyata dan memperkuat nilai kemanusiaan di tengah lingkungan sekitar."
Pada akhirnya, acara seperti ini diharapkan bisa menumbuhkan empati dan rasa syukur. Sebelum ditutup dengan buka puasa bersama yang khidmat, sebuah tausiah ringan mengingatkan semua yang hadir tentang keutamaan berbagi. Senyum lebar dan mata berbinar dari anak-anak itu, mungkin, adalah bukti nyata bahwa momen Ramadan mereka kali ini benar-benar berkesan.
Artikel Terkait
FTSE Russell Pertahankan Status Pasar Berkembang Indonesia, Proyeksi ADB Optimistis
Menteri Haji Tegaskan Pemberangkatan Tetap Tepat Waktu, Biaya Avtur Ditanggung Negara
Polisi Buru Empat Pelaku Pembegalan Petugas Damkar di Gambir
MK Tegaskan BPK Satu-satunya Lembaga yang Berwenang Nyatakan Kerugian Negara