Guru di Belu Diduga Aniaya Siswi hingga Pingsan Gagal Gambar Neuron

- Kamis, 26 Februari 2026 | 21:05 WIB
Guru di Belu Diduga Aniaya Siswi hingga Pingsan Gagal Gambar Neuron

Tak cuma itu, langkah penindakan juga harus jelas. "Kami mendorong penegakan sanksi yang tegas, pendampingan bagi korban, serta evaluasi menyeluruh terhadap sistem pembinaan guru," ujarnya. Tujuannya satu: mencegah pengulangan.

Pada prinsipnya, Lalu menegaskan bahwa proses belajar mengajar harus dilandasi cara-cara yang beradab. Itu fondasinya.

"Guru yang mampu membangun komunikasi sehat dengan peserta didik akan menciptakan rasa aman. Pendekatannya harus disiplin positif, bukan kekerasan," tuturnya.

Pesan akhirnya sederhana tapi penting: "Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan mendidik, bukan tempat terjadinya kekerasan."

Insiden di Belu ini, sekali lagi, menyentak kita semua. Ia jadi pengingat keras bahwa jalan menuju pendidikan yang manusiawi masih panjang dan penuh tantangan.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar