Modusnya memang dibuat semirip mungkin dengan kebiasaan biasa. Cairan berzat terlarang itu sengaja disamarkan ke dalam perangkat vape, sehingga tampak seperti alat rokok elektrik biasa yang tak mencurigakan.
"Dimasukkan ke dalam alat vape, sehingga tidak terlihat atau tidak terdeteksi seolah-olah menggunakan vape biasa. Dengan cara itu masyarakat atau pengguna merasa aman karena tidak terdeteksi,"
ucap Wiwin.
Harganya pun selangit. Menurut penuturannya, satu cartridge liquid mengandung etomidate itu dijual sekitar Rp 4 juta. Tapi di tempat-tempat hiburan malam, contohnya di kawasan Tangerang, harganya bisa melambung sampai Rp 5 atau 6 juta per buah.
"Harga di pasaran saat ini sudah mahal. Tapi karena orang-orang tertentu bisa masuk ke dalam jaringan ini, barang tetap beredar,"
jelasnya. Barang tetap laku, meski harganya menggila.
Artikel Terkait
Kapolri Gelar Buka Puasa Bersama Ormas dan Mahasiswa, Tegaskan Media sebagai Suara Publik
JPU Soroti Janji Bukti Chat Pemerasan Rp300 Juta yang Tak Sesuai Klaim Ammar Zoni
Anggota DPR Desak Tunda Impor Mobil India, Soroti Ketiadaan Transparansi
Pasangan Residivis di Ponorogo Ditangkap Usai Mencuri untuk Biaya Nikah