Lalu, bagaimana dengan pilihannya?
“Ada 65 (daerah) yang menjadi target list kita, tapi nanti yang kita pilih hanya 30," tambah Tito. Artinya, akan ada seleksi ketat untuk menentukan lokasi yang paling tepat menerima program ini.
Sedangkan untuk daerah dengan timbulan sampah di bawah 100 ton, pendekatannya akan berbeda. Pemerintah mengarahkan agar penanganan lebih difokuskan ke hulu. Misalnya, dengan pengurangan sampah dari sumbernya atau pengelolaan berbasis komunitas.
Program LSDP ini, jika terlaksana, diharapkan bisa menjawab kegelisahan daerah-daerah yang punya masalah sampah serius tapi belum masuk skala raksasa. Langkah ini sekaligus menunjukkan bahwa solusi persampahan memang butuh banyak lini, tidak bisa seragam.
Artikel Terkait
Presiden Prabowo Lantik Hakim Konstitusi, Anggota Ombudsman, dan Duta Besar
Perundingan AS-Iran di Islamabad Buntu, Kedua Pihak Saling Menyalahkan
Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Julio, Lepas dari Kenakalan Remaja
Buku Boni Hargens Diapresiasi sebagai Rujukan Politik Era Digital