“Perlindungan terhadap industri dan masyarakat itu kuncinya di keselamatan. Damkar ini garda terdepan yang sering ditanyakan oleh pelaku industri. Jadi harus menjadi prioritas,” ujarnya.
Menanggapi evaluasi itu, Kepala BPBD Sidoarjo, Sabino Mariano, menyampaikan apresiasi. Ia memastikan masukan tersebut akan jadi catatan penting bagi pemerintah daerah.
“Apa yang menjadi evaluasi beliau hari ini akan menjadi catatan bagi kami selaku kepala OPD. Ini akan kami sampaikan kepada pimpinan daerah untuk evaluasi dan perbaikan ke depan,” kata Sabino.
Di sisi lain, Sabino menegaskan kesiagaan timnya. Baik BPBD maupun Damkar tetap siaga 24 jam, termasuk saat libur Lebaran nanti. Personel dibagi di beberapa pos untuk memastikan respons yang cepat.
“Kami siaga 24 jam, tidak ada libur. Saat Idul Fitri pun tetap standby di pos masing-masing,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat yang akan mudik. Pastikan kondisi rumah aman sebelum ditinggalkan.
“Pastikan aliran listrik aman, kompor sudah dimatikan, dan kendaraan dalam kondisi baik. Tinggalkan rumah dalam keadaan aman dan kondusif,” pesannya.
Sorotan kali ini diharapkan bisa jadi momentum. Momentum untuk membenahi fasilitas dan memperhatikan kesejahteraan petugas Damkar. Tujuannya jelas: meningkatkan perlindungan bagi masyarakat dan dunia usaha di Kabupaten Sidoarjo.
Artikel Terkait
Warga Temukan Pria Lansia Meninggal di Bawah Lintasan LRT Depok
LPDP Masih Hitung Jumlah Pengembalian Dana Beasiswa dari Alumni yang Viral
SIM Keliling Kembali Beroperasi di Lima Titik Jakarta untuk Perpanjang SIM A dan C
Kartu Merah VAR untuk Kelly Picu Kekalahan Juventus di Liga Champions