Pelepasan itu juga dihadiri oleh Putra Mahkota Pangeran Al Hussein ibn Abdullah II, plus sejumlah pejabat tinggi kerajaan. Dari pihak Indonesia, Duta Besar RI Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan Kolonel Laut (P) Dafris D. Syahruddin juga hadir menyaksikan momen spesial itu.
Tapi penghormatan belum berakhir di sana. Saat pesawat kepresidenan Indonesia lepas landas, kejutan lain menunggu. Empat jet tempur F-16 Angkatan Udara Yordania membelah udara, mengawal pesawat tersebut hingga perbatasan wilayah udara mereka. Ini adalah protokol kehormatan tertinggi yang diberikan kerajaan kepada tamu negara.
Dari Amman, penerbangan Presiden Prabowo dilanjutkan ke Abu Dhabi, Uni Emirat Arab. Dalam penerbangan itu, ia didampingi oleh Menlu Sugiono, MenESDM Bahlil Lahadalia, dan Seskab Teddy Indra Wijaya.
Agenda di UEA masih menunggu, namun kesan dari Yordania sudah terlanjur dalam. Kunjungan ini bukan cuma tentang pembicaraan di meja, tapi juga tentang gestur personal yang bicara lebih keras dari sekadar pernyataan bersama.
Artikel Terkait
Pemkab Bogor Siapkan 55 Bus Gratis untuk Mudik Lebaran dari Stadion Pakansari
Ledakan Bahan Peledak di Fasilitas Dekat Zurich Lukai Dua Orang
Casemiro Dilaporkan Pilih AC Milan Ketimbang MLS
Jadwal Imsak dan Salat Hari Ini untuk DKI Jakarta dan Kepulauan Seribu