Jaksa Agung California, Rob Bonta, yang memimpin gugatan bersama rekan dari Arizona, tak sungkan menyuarakan kecaman keras.
"Menteri RFK Jr. dan CDC mengabaikan penelitian ilmiah puluhan tahun. Mereka juga mengesampingkan para ahli medis yang kredibel. Akibatnya, sumber daya negara bisa terbebani dan yang paling mengkhawatirkan, anak-anak Amerika akan semakin rentan sakit," ujar Bonta.
Di sisi lain, gugatan ini juga didukung oleh sejumlah negara bagian lain. Colorado, Michigan, New Jersey, dan Wisconsin tercatat ikut serta mengajukan tuntutan hukum. Dalam dokumen gugatan, nama RFK Jr. disebut sebagai tergugat, bersama dengan CDC dan departemen yang dipimpinnya.
Perubahan kebijakan ini berdampak luas. Beberapa vaksin penting lainnya, seperti untuk hepatitis A, penyakit meningokokus, RSV, dan hepatitis B yang sangat menular, juga dicabut dari status rekomendasi universal. Imbasnya, cakupan imunisasi nasional diprediksi bakal menyusut sebuah kemunduran yang menurut para penggugat, sulit diterima akal sehat.
Artikel Terkait
BNN dan Bea Cukai Amankan 4.080 Butir Ekstasi di Kos-kosan Bekasi
PetFuria dan Unair Jalin Kerja Sama untuk Tingkatkan Standar Industri Perawatan Hewan
Kapolri Instruksikan Seluruh Jajaran Tanggapi Setiap Pemberitaan Media
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Ribuan Pil Ekstasi Berkedok Gaun Pengantin