Elemen Masyarakat Jakarta Deklarasi Tolak Aksi Anarkis Jaga Ramadan Damai

- Rabu, 25 Februari 2026 | 14:10 WIB
Elemen Masyarakat Jakarta Deklarasi Tolak Aksi Anarkis Jaga Ramadan Damai

Jakarta bertekad untuk tetap tenang di bulan suci ini. Beberapa waktu lalu, beragam elemen masyarakat mulai dari ormas hingga kelompok buruh menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Intinya, mereka sepakat menolak segala bentuk aksi anarkis yang bisa mengganggu kekhusyukan Ramadan 1447 Hijriah.

Komitmen itu ditegaskan dalam sebuah apel siaga bertajuk 'Jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia'. Acara yang digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya pada Sabtu (14/2) lalu itu dihadiri bukan hanya oleh jajaran pimpinan Polda Metro Jaya, tapi juga oleh wajah-wajah akrab dari lapangan. Tampak hadir perwakilan satpam, driver ojol, anggota Satkamling, buruh, hingga pelajar dan pramuka. Suasana terasa padu, menggambarkan kolaborasi yang ingin dibangun.

Sebagai penegasan, sebuah Deklarasi Kamtibmas pun dibacakan di tempat itu. Deklarasi itu dibacakan oleh salah seorang perwakilan ormas, mengikatkan janji mereka secara terbuka.

Isi deklarasinya adalah sebagai berikut:

Deklarasi Kamtibmas. Dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia, kami, Pokmas se-Jakarta menyatakan sikap.

Satu, bersama Polri menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat.

Dua, mendukung tindakan tegas Polri dalam upaya terciptanya situasi yang aman, tertib dan kondusif.

Tiga, siap melaporkan segala bentuk ancaman dan tindakan aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat.

Empat, siap mendukung program-program Presiden untuk meningkatkan perekonomian negara dan kesejahteraan masyarakat.

Lima, siap bersama jaga lingkungan, jaga warga, jaga aturan, dan jaga amanah dalam jaga Ibu kota Jakarta untuk Indonesia.

Jadi, pesannya jelas. Berbagai lapisan masyarakat Jakarta bergerak, berkomitmen untuk menjaga kota ini tetap damai. Mereka ingin Ramadan kali ini berjalan lancar, tanpa gangguan, sambil tetap mendukung stabilitas yang lebih luas. Sebuah ikrar kolektif yang patut dicatat.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar