Jakarta bertekad untuk tetap tenang di bulan suci ini. Beberapa waktu lalu, beragam elemen masyarakat mulai dari ormas hingga kelompok buruh menyatakan komitmen bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban. Intinya, mereka sepakat menolak segala bentuk aksi anarkis yang bisa mengganggu kekhusyukan Ramadan 1447 Hijriah.
Komitmen itu ditegaskan dalam sebuah apel siaga bertajuk 'Jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia'. Acara yang digelar di Lapangan Presisi Ditlantas Polda Metro Jaya pada Sabtu (14/2) lalu itu dihadiri bukan hanya oleh jajaran pimpinan Polda Metro Jaya, tapi juga oleh wajah-wajah akrab dari lapangan. Tampak hadir perwakilan satpam, driver ojol, anggota Satkamling, buruh, hingga pelajar dan pramuka. Suasana terasa padu, menggambarkan kolaborasi yang ingin dibangun.
Sebagai penegasan, sebuah Deklarasi Kamtibmas pun dibacakan di tempat itu. Deklarasi itu dibacakan oleh salah seorang perwakilan ormas, mengikatkan janji mereka secara terbuka.
Isi deklarasinya adalah sebagai berikut:
Deklarasi Kamtibmas. Dalam jaga Ibu Kota Jakarta untuk Indonesia, kami, Pokmas se-Jakarta menyatakan sikap.
Satu, bersama Polri menolak dengan tegas segala bentuk aksi anarkis dan pengerusakan serta perusuh masyarakat.
Artikel Terkait
Jepang Siapkan Pelepasan Cadangan Minyak Nasional pada Mei 2026
Dishub DKI Terapkan Rekayasa Lalu Lintas untuk Halal Bihalal di Kota Tua
Iran Setujui Gencatan Senjata Dua Pekan, Perundingan Damai dengan AS Segera Dimulai di Islamabad
Prabowo Mundur dari Ketua Umum IPSI Setelah 34 Tahun