Jakarta - Ada kabar yang beredar soal pembukaan formasi CPNS tahun depan. Menanggapi hal itu, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widyantini, memberikan isyarat. Pemerintah kemungkinan akan membuka sekitar 160 ribu lowongan untuk calon pegawai negeri sipil di 2026.
"Mudah-mudahan, mudah-mudahan," ucap Rini, dengan nada berhati-hati. Pernyataan itu disampaikannya di Gedung Kementerian PANRB, Jakarta, pada Selasa lalu.
Angka 160 ribu itu bukan muncul begitu saja. Rini menyebutkan, angka tersebut berkaitan dengan data pegawai negeri sipil yang memasuki masa pensiun pada tahun 2025.
"Kami sudah ada datanya, sekitar 160 ribu, begitu ya," katanya lagi, menegaskan bahwa angka tersebut sudah ada di meja mereka.
Namun begitu, jangan buru-buru bersiap mengirim berkas. Meski formasi besar menggiurkan, jadwal pastinya masih menjadi tanda tanya. Rini dengan tegas menyatakan belum bisa mengumumkan kapan seleksi akan dimulai.
Ada proses yang harus dilalui dulu. Menurutnya, Kementerian PANRB harus mengumpulkan usulan dari berbagai instansi terlebih dahulu. Mereka perlu tahu betul formasi dan kompetensi apa saja yang dibutuhkan oleh tiap kementerian, lembaga, maupun pemerintah daerah.
"Saya enggak bisa mengarang kan. Saya enggak bisa mengarang kompetensi apa yang dibutuhkan oleh instansi," tegas Rini, menekankan bahwa semua harus berdasarkan data yang valid.
Di sisi lain, persiapan administratif sudah mulai bergulir. Untuk menunjang tes nanti, Kementerian PANRB disebutkan sudah mengajukan kebutuhan anggaran kepada Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa.
"Kami sudah bersurat kepada Menteri Keuangan untuk segera dihitung begitu ya," jelasnya.
Jadi, intinya seperti ini: peluangnya besar, sekitar 160 ribu kursi. Tapi, semua masih dalam tahap persiapan. Masyarakat diminta untuk bersabar dan menunggu pengumuman resmi, sambil tentunya mempersiapkan diri sebaik mungkin.
Artikel Terkait
DPR Soroti Dugaan Pemalsuan Riset WNI di Konferensi Internasional Denmark, Kemendiktisaintek Lakukan Pendalaman
Bobby/Melati Tumbang di Singapore Open 2026 Usai Dua Kesalahan Krusial di Momen Kritis
Fadli Zon: Iduladha Momen Perkuat Solidaritas Sosial dan Kepedulian Sesama
Pengamat: Pemadaman Listrik Sumatra Bukan Hanya Terjadi di Indonesia, Perlu Penguatan Sistem