Presiden Prabowo Tiba di Yordania, Dijemput Langsung Putra Mahkota untuk Pertemuan dengan Raja Abdullah

- Rabu, 25 Februari 2026 | 00:15 WIB
Presiden Prabowo Tiba di Yordania, Dijemput Langsung Putra Mahkota untuk Pertemuan dengan Raja Abdullah

Pesawat Garuda Indonesia itu mendarat di Lanud Marka, Amman, tepat pukul 19.53 waktu setempat. Udara Selasa malam sudah gelap, namun aktivitas di pangkalan udara Kerajaan Yordania itu justru sedang ramai. Presiden Prabowo Subianto baru saja tiba, langsung dari London, untuk sebuah pertemuan penting.

Kedatangannya bukan tanpa protokol. Begitu memasuki wilayah udara Yordania, pesawat PK-GIF yang ditumpanginya langsung dikawal jet tempur. Begitu turun, sambutan sudah menunggu.

Putra Mahkota Pangeran Hussein bin Abdullah al-Hashimi sendiri yang hadir menyambut, didampingi sejumlah pejabat setempat. Dari sisi Indonesia, Duta Besar Ade Padmo Sarwono dan Atase Pertahanan Kolonel Laut Dafris D. Syahruddin juga tampak.

Suara langkah pasukan kehormatan yang berbaris rapi memecah kesunyian. Mereka mengenakan seragam lengkap, memberikan penghormatan militer kepada tamu negara.

Presiden Prabowo pun membalasnya. Dengan didampingi sang Putra Mahkota, ia berjalan perlahan melakukan inspeksi pasukan. Ritual kenegaraan yang penuh kesan itu berlangsung khidmat di bawah lampu-lampu pangkalan udara.

Agenda utamanya? Pertemuan dengan sahabat lamanya, Raja Abdullah II ibn Al-Hussein. Pertemuan bilateral itu rencananya digelar Rabu (25/2) di Istana Al Husseiniya. Ini jadi lawatan kedua Prabowo sebagai Presiden ke Yordania, setelah kunjungan pertamanya di April 2025 silam.

Padahal, hubungan keduanya sudah terjalin lama. Bahkan saat masih menjabat menteri pertahanan dan presiden terpilih, Prabowo sudah pernah bertemu Raja Abdullah pada Juni 2024. Waktu itu, pembicaraan mereka banyak menyoroti krisis kemanusiaan yang memilukan di Gaza.

Editor: Lia Putri


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar