KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif dari Sumatera ke Jawa untuk Persiapan Mudik Lebaran 2026

- Selasa, 24 Februari 2026 | 14:15 WIB
KAI Logistik Kirim 12 Lokomotif dari Sumatera ke Jawa untuk Persiapan Mudik Lebaran 2026

Jakarta: Persiapan mudik Lebaran 2026 sudah mulai bergulir. Kali ini, KAI Logistik baru saja menyelesaikan pengiriman 12 unit lokomotif dari Sumatera ke Jawa. Tujuannya jelas: memperkuat armada operasional untuk menghadapi puncak arus mudik nanti.

Menurut keterangan tertulis yang diterima Selasa (24/2/2026), Direktur Komersial KAI Logistik, Fahdel Akbar, menyebut ini sebagai bentuk komitmen perusahaan. Mereka ingin jadi bagian dari ekosistem angkutan lebaran yang benar-benar andal.

“Kami memastikan seluruh proses pengiriman berjalan sesuai standar keselamatan dan operasional yang ketat,” ujar Fahdel.

Ia menambahkan, dengan bobot dan nilai aset yang sangat besar, setiap tahapannya harus dirancang presisi. Tidak boleh ada kesalahan.

Pengiriman barang seberat itu tentu bukan pekerjaan mudah. Dua belas lokomotif tipe CC 206 itu total bobotnya mencapai 1.056 ton. Bayangkan, satu unitnya saja sekitar 88 ton. Prosesnya dilakukan bertahap, dengan perencanaan teknis yang sangat detail dan koordinasi lintas fungsi.

“Distribusi sudah dimulai sejak 18 Februari lalu,” jelas Fahdel.

Rutenya dari Depo Gerbong Rejosari di Tanjungkarang, menuju Stasiun JICT di wilayah Daop 1 Jakarta. Targetnya sih selesai sesuai jadwal, tapi tim juga berupaya mencari celah untuk percepatan dengan pola kerja yang lebih efisien.

(Ilustrasi. Foto: Dok istimewa)

Andalkan Skema Multimoda

Nah, salah satu kunci keberhasilan operasi semacam ini adalah fleksibilitas. Untungnya, KAI Logistik sudah mengantongi izin Badan Usaha Angkutan Multimoda (BUAM). Izin ini memungkinkan mereka mengintegrasikan berbagai moda transportasi.

Jadi, untuk mengangkut lokomotif tadi, mereka bisa pilih kombinasi yang paling efektif. Mulai dari kereta api, trucking, pakai trailer untuk gerbong datar, hingga truk multi axle. Semua disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

“Skema tersebut memastikan kelancaran distribusi sekaligus menjaga standar keselamatan selama proses berlangsung,” kata Fahdel.

Ini bukan pengalaman pertama mereka. Sebelumnya, di periode angkutan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, KAI Logistik juga sukses mengirim tujuh lokomotif. Kepercayaan yang berlanjut ini jadi bukti kapabilitas mereka dalam menangani pengiriman sarana perkeretaapian bernilai tinggi.

“Kami lakukan secara profesional, andal, dan terintegrasi,” tambahnya.

Dalam eksekusinya, perusahaan mengerahkan tim ahli yang sudah tersertifikasi di bidang manajemen rantai pasok. Setiap tahap diawasi ketat sesuai prosedur. Bahkan, untuk antisipasi, seluruh proses pengiriman dilindungi asuransi dan diawasi melalui mekanisme joint inspection.

Fahdel menutup pernyataannya dengan harapan. Sebagai bagian dari ekosistem perkeretaapian nasional, layanan logistik yang aman dan tepat waktu ini diharapkan bisa memperkuat kesiapan operasional mudik Lebaran 2026.

Dengan begitu, mobilitas masyarakat pun diharapkan bisa berjalan lebih lancar, aman, dan optimal.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar