"Bapak Kapolda sangat mengapresiasi kolaborasi aktif masyarakat. Pendekatan kita kali ini sangat humanis, namun tetap tegas," jelas Budi.
Hasilnya? Ada perbedaan angka yang cukup mencolok. Jika di bulan Januari tercatat tiga korban jiwa akibat tawuran, maka selama Ramadan di bawah pengawasan satgas ini, korban jiwa nihil. Benar-benar nol.
"Ini adalah keberhasilan kolektif antara Polri dan warga dalam menjaga marwah bulan suci," ucap Budi.
Ke depan, upaya preventif dan patroli gabungan ini akan terus diintensifkan. Polda berharap tren penurunan ini bisa dipertahankan, bukan cuma di Jakarta tapi juga wilayah penyangganya. Tujuannya sederhana: agar masyarakat bisa beraktivitas dengan lebih tenang.
Budi, yang juga mantan Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, menutup penjelasannya. "Sinergi antara Brimob, Sabhara, dan warga kini menjadi formula kunci. Inilah cara kami menciptakan stabilitas kamtibmas yang modern, berbasis komunitas."
Artikel Terkait
Ammar Zoni Hormati Penolakan Jaksa, Siapkan Duplik Balas Replik
Prosedur dan Biaya Resmi Penggantian STNK Hilang di Samsat
Kecelakaan Beruntun di Jalur Purworejo-Magelang Tewaskan Satu Pengendara Motor
Metode 50:30:20, Panduan Awal Atur Gaji agar Tak Cepat Habis