Menjalankan Tugas Diplomasi di Tengah Ibadah Puasa
Uniknya, agenda pertemuan pagi itu berlangsung saat Presiden Jokowi sedang menjalankan ibadah puasa. Situasi ini menunjukkan dinamika seorang pemimpin yang tetap menjalankan kewajiban diplomatik internasional sembari menjaga komitmen spiritualnya.
Hal ini diungkapkan oleh ajudannya, AKBP Syarif Fitriansyah, yang mendampingi Presiden selama acara.
Kehadiran Jokowi dalam forum bergengsi ini bukan sekadar partisipasi seremonial. Pandangannya tentang AI mencerminkan pemahaman mendalam atas peta kekuatan teknologi global dan upaya mencari celah strategis bagi Indonesia. Pendekatan yang ia sampaikan berangkat dari realitas kapasitas nasional, menekankan kecepatan dan adaptasi dalam memanfaatkan teknologi yang sudah ada untuk menyelesaikan masalah konkret di tingkat aplikasi.
Artikel Terkait
PT Freeport Indonesia Kenang 9 Korban Jiwa dalam Peringatan HUT ke-59
Wanita dan Bayinya Tewas Diduga Usai Melahirkan di Kamar Mandi Kos Batam
Pemerintah Janjikan Disiplin Anggaran, Batasi Utang di Bawah 40% PDB
Longsor Tutup Total Jalur Cadas Pangeran, Lalu Lintas Dialihkan ke Tol