Gedung Putih Desak Iran Segera Capai Kesepakatan di Tengah Ancaman Militer AS

- Kamis, 19 Februari 2026 | 11:40 WIB
Gedung Putih Desak Iran Segera Capai Kesepakatan di Tengah Ancaman Militer AS

Pernyataan itu bukan tanpa konteks. Hanya sehari sebelumnya, Trump telah mengisyaratkan kemungkinan serangan AS. Isyarat itu ia sampaikan lewat unggahan di Truth Social. Awalnya ia bicara soal kedaulatan Inggris atas Kepulauan Chagos di Samudra Hindia. Lalu, dengan lancar, ia mengaitkannya dengan Iran.

Pangkalan udara Diego Garcia di kepulauan itu, tulisnya, akan sangat dibutuhkan jika Iran bersikeras menolak berdamai.

"Jika Iran memutuskan untuk tidak membuat kesepakatan, maka Amerika Serikat mungkin perlu menggunakan Diego Garcia, dari lapangan terbang yang terletak di Fairford, untuk memberantas potensi serangan oleh rezim yang sangat tidak stabil dan berbahaya," begitu bunyi pernyataannya.

Di sisi lain, laporan dari media-media besar AS seperti CNN dan CBS menambah gambaran suram. Mereka melaporkan pada hari yang sama bahwa militer AS telah disiagakan untuk kemungkinan melancarkan serangan paling cepat akhir pekan ini. Meski begitu, keputusan akhir konon masih ada di tangan Trump. Belum diputuskan.

Suasana menunggu dan ketidakpastian pun menyelimuti. Ancaman menggantung, perundingan berjalan alot, sementara pengerahan kekuatan militer AS di Timur Tengah terus berlanjut secara masif. Semuanya menunggu langkah berikutnya dari Teheran atau dari Washington.

Editor: Dewi Ramadhani


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar