VATICAN CITY Keputusan datang dari Menteri Luar Negeri Vatikan, Kardinal Pietro Parolin, dan langsung mengguncang harapan Gedung Putih: Vatikan menolak bergabung dengan Board of Peace atau Dewan Perdamaian bentukan Presiden AS Donald Trump. Penolakan ini disampaikan langsung atas nama Paus Leo XIV. Reaksi dari Washington pun tak lama menyusul kekecewaan yang nyata.
Dewan yang awalnya digagas untuk menangani krisis di Jalur Gaza itu, dalam perkembangannya justru diperluas mandatnya oleh Trump. Kini, lembaga yang akan dia pimpin tanpa batas waktu itu juga dimaksudkan untuk mendamaikan berbagai konflik global lainnya. Perluasan inilah yang rupanya memicu keraguan banyak pihak.
Gedung Putih tak menyembunyikan rasa sesal. Melalui juru bicaranya, Karoline Leavitt, pemerintah AS menyatakan bahwa perdamaian seharusnya bisa melampaui sekat-sekat politik.
Artikel Terkait
Pemprov DKI Akui Validasi Pengaduan JAKI Pakai Foto AI, Kelurahan Ditegur
Ekspor Tempe Senilai Rp2,1 Miliar ke Chile Jadi Pintu Masuk Pasar Amerika Latin
Iran Klaim Tembak Jatuh Helikopter dan Pesawat AS, Washington Bantah
Ahli Serukan Penggunaan BBM Bijak sebagai Tanggapan Krisis Geopolitik dan Iklim