MURIANETWORK.COM - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan kesiapannya untuk mencabut izin operasional lapangan padel yang terbukti mengganggu ketenangan warga. Pernyataan tegas ini disampaikan sebagai respons atas sejumlah keluhan masyarakat terkait aktivitas olahraga tersebut yang kerap berlangsung hingga larut malam, menimbulkan kebisingan dan mengusik kenyamanan permukiman.
Panggilan Khusus untuk Stakeholder
Sebagai langkah awal penertiban, Pramono berencana mengundang seluruh pemangku kepentingan terkait proses perizinan dan operasional bisnis padel di Ibu Kota. Pertemuan yang dijadwalkan pekan depan itu dimaksudkan untuk mengurai akar permasalahan, mulai dari prosedur pemberian izin hingga pengawasan lapangan.
"Minggu depan saya akan mengundang seluruh stakeholder yang khusus berkaitan dengan izin padel ini, saya akan meminta untuk dipresentasikan," tutur Pramono di Balai Kota Jakarta, Kamis (19/2/2026).
Artikel Terkait
Direktur K3 Beberkan Setoran Rp100 Juta per Tahun ke Pejabat Kemnaker
Kapolda Sumsel Tekankan Peningkatan Kompetensi Personel di Tengah Evaluasi SDM
Mees Hilgers Jadi Incaran PSV, Bek Indonesia Berpeluang Tampil di Liga Champions
Pemerintah Bekukan Harga Pertalite dan Biosolar hingga Akhir 2026