Asosiasi Personal Vaporizer Indonesia (APVI) angkat bicara menanggapi pernyataan BNN RI yang menyebut vape sebagai pintu masuk narkoba jenis baru. Tanggapannya cukup keras. Mereka menilai pernyataan itu kurang bijak dan minta semua pihak melihat persoalan ini dengan lebih objektif.
Ketua Umum APVI, Budiyanto, menyatakan dukungannya terhadap upaya pemberantasan narkoba. Namun begitu, ia menekankan pentingnya kebijakan yang proporsional.
Ia merasa pemberantasan harusnya diarahkan ke tindak kriminal, bukan malah menjadikan industri legal sebagai kambing hitam. Apalagi, industri rokok elektrik saat ini dinilainya sedang tumbuh subur di tanah air.
Artikel Terkait
Wamenristek Sebut Harga Listrik Panas Bumi Masih Lebih Mahal dari Batu Bara
LBH Cianjur Serahkan Data Tambahan ke KPK untuk Laporan Jual-Beli Jabatan
Don Lee Ucapkan Terima Kasih ke Pemprov DKI atas Dukungan Syuting Film Extraction: Tygo
AS Siap Genjot Serangan ke Iran Jelang Berakhirnya Ultimatum Trump