Beasiswa Penuh Hanya untuk Siswa SMA Unggul Garuda Baru, Berlaku Satu Tahun

- Rabu, 18 Februari 2026 | 22:00 WIB
Beasiswa Penuh Hanya untuk Siswa SMA Unggul Garuda Baru, Berlaku Satu Tahun

Kabar tentang beasiswa penuh untuk siswa SMA Unggul Garuda memang menggembirakan. Tapi, tunggu dulu. Rupanya, tak semua siswa yang bersekolah di bawah payung "Unggul Garuda" ini akan menikmati fasilitas tersebut. Ada ketentuan khusus yang membedakannya.

Beasiswa 100 persen itu hanya untuk murid yang terdaftar di SMA Unggul Garuda Baru. Sementara, siswa di SMA Unggul Garuda Transformasi tidak mendapatkannya. Jadi, meski namanya mirip, nasibnya beda.

Itu pun, beasiswa penuh ini cuma berlaku untuk tahun pertama, alias tahun ajaran perdana 2026/2027. Setelah itu? Besarannya bakal berkurang.

Ardi Findyartini, Direktur Strategi dan Sistem Pembelajaran Transformatif (SPPT) Kemendiktisaintek, menjelaskan lebih detail.

"Untuk tahun ini 100 persen beasiswanya, untuk tahun-tahun berikutnya, sekurang-kurangnya 80 persen," katanya dalam sosialisasi PPDB, Rabu (18/2/2026) lalu.

Di tahun pertama itu, siswa SMA Unggul Garuda Baru tak cuma dibebaskan dari biaya pendidikan. Mereka juga akan mendapat tunjangan hidup, bahkan kemungkinan dana untuk kunjungan keluarga. Paketnya cukup komplet.

Lalu, bagaimana dengan yang di SMA Transformasi? Meski tak dapat beasiswa tunai, pihak sekolah tetap menyediakan manfaat lain. Misalnya, fasilitas pengembangan bahasa Inggris, penggalian potensi diri, dan yang cukup menarik: fasilitasi pendaftaran ke perguruan tinggi luar negeri.

"Kalau dibilang beasiswa, mungkin beasiswa juga ya, tapi pembiayaannya digulirkan dalam program-program penguatan siswa, guru tenaga pendidikan, dan sekolah," papar Ardi.

Nah, mungkin Anda bingung. Apa sih bedanya kedua jenis sekolah ini?

Dua Konsep Berbeda: Transformasi vs. Baru

Sekolah Unggul Garuda Transformasi intinya adalah program penguatan untuk SMA yang sudah ada. Tujuannya jelas: mempersiapkan siswa menuju perguruan tinggi terbaik di dunia. Program ini bisa diterapkan di SMA/MA milik pemerintah pusat, daerah, atau swasta.

Sedangkan Sekolah Unggul Garuda Baru adalah pembangunan sekolah benar-benar baru dari nol. Rencananya, akan ada 20 sekolah seperti ini yang tersebar di seluruh Indonesia.

Daftar Sekolahnya

Untuk yang Transformasi, sudah ada 12 sekolah perintis, di antaranya:

  1. SMAN 10 Fajar Harapan Banda Aceh
  2. SMA Unggul DEL di Sumatra Utara
  3. MAN Insan Cendekia Ogan Komering Ilir
  4. SMAN Unggulan M.H Thamrin, Jakarta
  5. SMA Cahaya Rancamaya, Jawa Barat
  6. SMA Pradita Dirgantara, Jawa Tengah
  7. SMA Taruna Nusantara, juga di Jawa Tengah
  8. SMAN 10 Samarinda
  9. MAN Insan Cendekia Gorontalo
  10. SMAN Banua Kalsel
  11. SMAN Siwalima Ambon
  12. SMA Averos di Papua Barat Daya

Sementara, empat lokasi pertama untuk SMA Unggul Garuda Baru akan dibangun di:

  1. Kabupaten Belitung Timur, Bangka Belitung
  2. Kabupaten Timor Tengah Selatan, NTT
  3. Kabupaten Konawe Selatan, Sulawesi Tenggara
  4. Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara

Pendaftaran Sudah Dibuka!

Bagi yang berminat mendaftar ke SMA Unggul Garuda Baru, kesempatan sudah terbuka sejak 5 Februari lalu. Pendaftaran ditutup pada 7 Maret 2026. Persiapkan dokumen-dokumen ini:

  1. Scan nilai rapor SMP semester 1 sampai 5.
  2. Akta kelahiran atau surat keterangan lahir.
  3. Bagi siswa dari keluarga kurang mampu, perlu bukti keikutsertaan program pemerintah seperti PIP, PKH, KKS, DTKS, atau PPKE.
  4. Usulan kurasi prestasi akademik STEM melalui sekolah asal.
  5. Kesediaan untuk tinggal di asrama dan ikut seluruh program pengembangan diri.

Siapa yang Bisa Mendaftar?

Kriteria umumnya: WNI, siswa kelas 9 SMP, usia maksimal 21 tahun per 1 Juli 2026, dan siap tinggal di asrama. Prioritas diberikan pada siswa berprestasi dari keluarga kurang mampu.

Kriteria khusus: Memiliki nilai minimal 85 untuk Bahasa Indonesia, Inggris, dan Matematika di semester 1-5. Atau, punya prestasi akademik di bidang STEM yang sudah dikurasi.

Pendaftaran dilakukan online di smaunggulgaruda.id. Proses seleksinya cukup panjang, dimulai dari pengumpulan dokumen, tes potensi akademik dan akademik pada 31 Maret, wawancara di pertengahan April, hingga pemeriksaan kesehatan. Pengumuman akhir dijadwalkan pada 30 April 2026.

Jadi, bagi calon siswa dan orang tua, persiapkan diri dari sekarang. Peluangnya terbuka, tapi persaingannya pasti ketat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar