Di sisi lain, beberapa daerah justru diprakirakan mengalami kondisi yang relatif lebih tenang dengan cuaca berawan. Wilayah tersebut mencakup Jambi, Padang, dan Gorontalo.
Peringatan Terpisah untuk Gelombang Tinggi di Sumut
Selain peringatan cuaca darat, BMKG juga telah lebih dulu mengingatkan para nelayan dan pengguna perairan di Sumatra Utara untuk meningkatkan kewaspadaan. Peringatan ini menyusul prakiraan gelombang laut yang cukup signifikan.
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Christen Marpaung, menjelaskan, "Gelombang setinggi 1.25-2.5 Meter berpeluang terjadi di sejumlah perairan di Sumatera Utara pada 18-20 Februari 2026."
Area yang perlu diwaspadai mencakup Perairan Barat Sumatra Utara, wilayah sekitar Kepulauan Nias dan Batu, serta Samudra Hindia barat Kepulauan Nias. Kondisi laut seperti ini berisiko terhadap aktivitas pelayaran dan penangkapan ikan skala kecil.
Dengan adanya serangkaian peringatan ini, masyarakat diharapkan dapat memantau perkembangan informasi cuaca terbaru dari sumber resmi dan mengambil langkah antisipasi yang diperlukan sesuai dengan kondisi wilayah masing-masing.
Artikel Terkait
Menteri Iran Peringatkan Dampak Radioaktif Serangan ke PLTN Bushehr Ancam Ibu Kota Negara Teluk
Sampah dan Pendangkalan Parah Ancam Mata Pencaharian Nelayan di Kali Blanakan Subang
Serangan Drone Iran Picu Kebakaran di Fasilitas Energi Bahrain
Pemkot Cirebon Bongkar Bangunan Liar di Stadion Bima yang Diduga Sarang Judi dan Miras