Di ruas Tol Cipularang yang ramai, Selasa (17/2) lalu, sebuah mobil terpaksa menepi di bahu jalan. Pecah ban. Situasi yang bikin frustrasi bagi siapa pun. Tapi, nggak lama kemudian, bantuan datang. Personel Patroli Jalan Raya (PJR) Cipularang yang lagi patroli bareng petugas Jasa Marga langsung sigap mendekat.
Mereka turun tangan. Di bawah terik matahari, para petugas itu membantu membongkar ban yang bermasalah dan memasang ban serep. Pengemudi yang tadinya kelimpungan pun bisa bernapas lega, mengucap syukur atas uluran tangan yang tepat waktu itu.
Irjen Agus Suryonugroho, sang Kakorlantas Polri, memberikan apresiasi khusus untuk aksi spontan ini. Menurutnya, momen kayak gini nih yang bener-bener nangkep esensi dari program 'Polantas Menyapa dan Melayani' yang lagi digencarkan.
"Saya selaku Kakorlantas Polri memberikan apresiasi kepada personel PJR Cipularang berkolaborasi dengan petugas Jasa Marga yang dengan sigap membantu warga di jalan tol. Inilah roh dari pelayanan kita, Polantas hadir sebagai solusi dan penolong saat masyarakat dalam kesulitan,"
Ucap Irjen Agus kepada para wartawan di Jakarta, Selasa (17/2/2026). Baginya, tindakan di lapangan itu bukan cuma sekadar ganti ban. Itu adalah bukti nyata, transformasi pelayanan Polri yang berusaha lebih dekat dan peduli pada kesulitan warga sehari-hari.
Jadi, di balik rutinitas penjagaan lalu lintas, ada cerita-cerita kecil seperti ini. Sederhana sih, tapi dampaknya besar buat yang merasakan. Kolaborasi antara Polantas dan Jasa Marga di Cipularang itu menunjukkan, kadang solusi terbaik datang dari kesigapan dan kemauan untuk langsung bertindak.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan 1 Ramadan 1447 H Jatuh pada 19 Februari 2026, Berbeda dengan Muhammadiyah
Wisatawan Tewas Terseret Ombak di Pantai Sambolo Carita
Keluarga Muslim dari Purwokerto Sambangi Vihara di Petak Sembilan Saat Imlek
Festival Cian Cui di Meranti: Tradisi Perang Air Jadi Perekat Budaya dan Lingkungan