Hari Selasa kemarin, kawasan Sitinjau Lauik di Padang ramai dengan aktivitas yang tak biasa. Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, turun langsung melihat progres pembangunan menara BTS Telkomsel di sana. Lokasinya tepat di kawasan Taman Hutan Raya Bung Hatta, jalur yang menghubungkan Padang dan Solok.
Dia tak sendirian. Andre didampingi Andy Suapril, Manager Network Operation Productivity Telkomsel Padang, plus tim teknis. Tujuannya satu: memastikan proyek percepatan jaringan komunikasi di jalur ekstrem itu berjalan sesuai rencana.
Bagi Andre, kehadiran BTS di sini bukan sekadar urusan sinyal. Kawasan Sitinjau Lauik memang terkenal ekstrem, rawan kecelakaan dan longsor. Jaringan telekomunikasi yang kuat jadi penopang keselamatan. Ia bisa mempercepat respons darurat saat musibah terjadi.
Dari penjelasan tim di lapangan, pembangunan tower setinggi 72 meter itu kini sedang pada tahap pengecoran pondasi. Setelah pondasi selesai, proses pendirian menara hanya butuh dua sampai tiga hari. Targetnya optimis: BTS ini diharapkan sudah beroperasi penuh sebelum Lebaran tahun ini.
Artikel Terkait
Pemerintah Fokuskan Optimalisasi SDM untuk Dukung Program Hasil Terbaik Cepat
Tiga Pasukan Perdamaian PBB Terluka Akibat Ledakan di Lebanon Selatan
TRIS Siap Ekspansi Global, Manfaatkan Perjanjian Dagang dan Kinerja 2025 yang Solid
Pelatih Arema Ungkap Alasan Taktik Bertahan Ketat Usai Imbang Lawan Malut United