“Perayaan Imlek hari ini adalah simbol kematangan demokrasi kita,” ungkap Wakil Ketua Umum PAN tersebut.
“Indonesia terus belajar dari sejarah dan memilih untuk meneguhkan diri sebagai bangsa yang menghargai keberagaman, menjunjung tinggi toleransi, dan memberi ruang yang sama kepada seluruh anak bangsa tanpa memandang latar belakang suku, agama, maupun golongan,” lanjutnya.
Sinergi untuk Capai Target Pertumbuhan Ekonomi
Pesan kebersamaan itu juga ia kaitkan dengan agenda pembangunan ekonomi nasional. Eddy Soeparno menyoroti target pertumbuhan ekonomi tinggi yang ingin dicapai pemerintah, yang ia sebut sebagai cerminan tekad untuk menciptakan lapangan kerja dan kesejahteraan yang berkeadilan.
Untuk mewujudkannya, ia menegaskan bahwa kerja keras saja tidak cukup. Diperlukan kolaborasi erat dari seluruh komponen bangsa.
“Saya percaya target Presiden Prabowo untuk mencapai pertumbuhan ekonomi 8 persen dapat terwujud tidak hanya dengan kerja keras, namun juga rasa guyub dan kekompakan diantara seluruh anak bangsa,” tuturnya.
“Untuk itu dibutuhkan kolaborasi seluruh elemen bangsa pemerintah, dunia usaha dan masyarakat sipil dalam semangat yang sama mewujudkan kesejahteraan dan keadilan untuk semua,” pungkas Eddy Soeparno, menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
SIM Keliling Bandung Buka di Dua Lokasi Hari Ini untuk Perpanjangan SIM
Dubes Iran Temui Megawati, Sampaikan Pesan Soal Peran PBB di Tengah Konflik
BMKG Peringatkan El Nino Godzilla, Lahan Gambut Jadi Fokus Mitigasi
IPOT Perkuat Layanan e-IPO, Fasilitasi Investor Ritel di Tengah Minat IPO yang Meningkat