MURIANETWORK.COM - Sebuah kasus pembunuhan terhadap seorang pelajar SMP berinisial ZAAQ (15) mengguncang Desa Margahayu, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Korban yang merupakan anak warga desa tersebut ditemukan tewas dengan luka di sekujur tubuh di lahan eks Kampung Gajah, Kabupaten Bandung Barat, pada Jumat (13/2) malam. Polisi telah menetapkan dua remaja, YA (16) dan AP (17), yang juga berasal dari kampung yang sama, sebagai tersangka dengan motif dendam.
Guncangan di Tengah Masyarakat
Kedua pelaku diketahui berdomisili di Kampung Ciduga, wilayah yang juga menjadi tempat tinggal keluarga korban. Kejadian ini menimbulkan duka dan kecemasan yang mendalam di tengah komunitas yang sebelumnya relatif tenang. Kepala Desa Margahayu, Uce Saepurohman, mengonfirmasi bahwa warga setempat masih sulit menerima kenyataan pahit ini.
"Kami semua di sini sangat kaget. Ya tidak menyangka anak bisa melakukan tindakan yang sadis," tuturnya, menggambarkan suasana hati masyarakat yang diliputi keterkejutan.
Profil Dua Tersangka
Dari informasi yang berhasil dihimpun, latar belakang kedua remaja tersebut mulai terungkap. AP, yang masih berstatus di bawah umur, diketahui telah putus sekolah. Untuk mencari nafkah, remaja itu sehari-hari bekerja serabutan sebagai tukang pasang dekorasi untuk acara pernikahan.
Artikel Terkait
SeaBank Catat Laba Bersih Rp678,4 Miliar, Naik 79% Sepanjang 2025
Iran Eksekusi Dua Anggota MEK, Lanjutkan Gelombang Hukuman Mati
Dua Wanita Berkelahi di Jalan Parepare, Diduga Perebutan Pria
Paus Leo XIV Pimpin Via Crucis dengan Memikul Salib di Koloseum, Tiru Tradisi Yohanes Paulus II