Data Cek Kesehatan Gratis DKI Ungkap 93% Warga Jakarta Kurang Aktivitas Fisik

- Selasa, 17 Februari 2026 | 07:30 WIB
Data Cek Kesehatan Gratis DKI Ungkap 93% Warga Jakarta Kurang Aktivitas Fisik

"Sekitar 33,7 persen mengalami obesitas sentral," kata Sri Puji.

Lebih parah lagi, dari 446 ribu orang yang dicek tingkat aktivitas fisiknya, hampir 95 persen atau sekitar 423 ribu orang dinyatakan kurang bergerak. Angka ini bahkan lebih tinggi dari temuan awal.

Lantas, apa sebenarnya CKG itu? Program ini merupakan skrining awal untuk mendeteksi dan mencegah penyakit, mulai dari diabetes, jantung, hingga TB. Di sini, warga bisa mengukur tekanan darah, gula darah, tinggi dan berat badan. Pemeriksaan gigi juga ada, meski hanya sebatas pengecekan, bukan tindakan seperti cabut atau tambal gigi.

Kalau ditemukan indikasi penyakit, tentu ada tindak lanjutnya. Pasien akan dirujuk sesuai kondisi dan kebutuhan pengobatannya.

Bagi warga Jakarta yang ingin ikut, layanan CKG tersedia di 44 puskesmas yang tersebar di enam wilayah kota. Partisipasinya sendiri cukup masif. Tahun 2025 lalu, lebih dari 4,2 juta orang telah memanfaatkannya. Sementara tahun ini, per 11 Februari, sudah ada 146 ribu lebih orang yang mendaftar dan angka ini dipastikan akan terus bertambah seiring waktu.

Target nasionalnya pun ambisius. Kementerian Kesehatan mencanangkan 130 juta peserta CKG di tahun 2026, jauh melampaui target tahun sebelumnya yang ‘hanya’ 70 juta orang. Tampaknya, pemerintah serius ingin mendorong kesadaran akan kesehatan sejak dini.

Editor: Hendra Wijaya


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar