Di tengah perayaan HUT ke-53 KSPSI, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo hadir dengan sejumlah janji konkret. Salah satunya? Fasilitas kesehatan milik Polri rencananya akan dibuka untuk kalangan buruh. Ini komitmen yang langsung disampaikan Sigit di hadapan para pekerja.
Tak cuma itu. Dia juga sudah memerintahkan jajarannya, tepatnya Desk Ketenagakerjaan Polri, untuk turun tangan. Tugas mereka adalah mendampingi buruh-buruh, khususnya yang terimbas pemutusan hubungan kerja atau PHK. Perintah ini dia sampaikan dalam sambutannya di acara yang digelar di PT Victory Chinglu Indonesia, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Senin lalu.
Menurut Sigit, pemerintah punya keinginan yang sama: menciptakan hubungan industrial yang baik. Kenapa? Karena iklim yang kondusif akan menjaga roda perusahaan tetap berputar. Alhasil, kesejahteraan para buruh yang bekerja di dalamnya pun bisa lebih terjamin.
Dalam pidatonya, Sigit menegaskan dukungan penuh institusinya.
"Di hari ulang tahun yang ke-53 ini, harapan kita perjuangan rekan-rekan semua, perjuangan rekan-rekan buruh untuk mewujudkan buruh yang sejahtera, tentunya ini menjadi perjuangan kita bersama. Oleh karena itu, Polri tentunya akan terus mendukung apa yang menjadi perjuangan kawan-kawan buruh semua,"
Ucapnya.
"Dan ini tentunya menjadi harapan kita semua. Kita juga ingin mendorong iklim usaha dan investasi di Indonesia agar betul-betul bertumbuh. Dengan begitu, lapangan pekerjaan yang luas bisa tercipta,"
tambah Kapolri, menyempurnakan poinnya.
Jadi, ada dua hal utama yang diusung: akses kesehatan dan pendampingan hukum. Langkah yang diharapkan bisa meredakan ketegangan dan membangun kepercayaan. Sekarang, tinggal menunggu realisasinya di lapangan.
Artikel Terkait
Menlu Sugiono Perkuat Diplomasi Palestina dan Perdamaian Global di Sidang DK PBB New York
Imam Al-Aqsa Ditahan Israel Jelang Ramadan, Akses Jemaah Dibatasi
Harga Emas Antam Turun Rp 22.000 per Gram di Awal Pekan
BRIN Prediksi Awal Ramadan 2026 Berpotensi Berbeda Akibat Perdebatan Hilal Global vs Lokal