Masjid Besar Taqwa Lampoih Saka Siap Sambut Ramadan dengan Persiapan Menyeluruh

- Selasa, 17 Februari 2026 | 01:30 WIB
Masjid Besar Taqwa Lampoih Saka Siap Sambut Ramadan dengan Persiapan Menyeluruh

"Ini membangun kekompakan warga. Agar siapa saja merasa masjid ini milik sesama dan membangun kebersamaan," jelas Sekretaris Masjid, M Nasir Sarong.

Warisan Sejarah dan Visi Ke Depan

Masjid yang dibangun sekitar tahun 1967 atas gagasan tokoh seperti Tengku Muhammad Husen dan pengusaha Haji Usman Malika ini kini berdiri megah di atas lahan 1,5 hektare. Dengan parkir yang luas dan fasilitas yang terus dikembangkan, masjid ini menjadi penanda sejarah sekaligus pusat kehidupan masyarakat.

Lokasinya yang strategis di pinggir jalan nasional menjadikannya tempat singgah yang nyaman bagi musafir. Banyak pelintas dari berbagai provinsi berhenti untuk salat, istirahat, atau sekadar melepas lelah di balai-balai yang tersedia. "Kalau hari Jumat setiap pertengahan bulan, balai beton ini digunakan untuk tempat pengajian majelis taklim. Di luar itu digunakan sebagai tempat istirahat," papar Teungku Boihaqi, pengurus pengajian.

Melihat fungsi strategis ini, pengurus memiliki sejumlah rencana pembangunan. Dalam waktu dekat, mereka berencana memperluas tempat wudhu, membangun balai tunggu khusus perempuan, dan merapikan halaman depan. Bahkan, ada cita-cita besar untuk membangun rumah singgah gratis bagi musafir. "Insya Allah rencana mulai ini dikabulkan oleh Allah," harap Bukhari Thahir.

Untuk mewujudkannya, masjid yang asetnya juga mencakup lahan sawah, toko, dan kebun ini membuka kesempatan bagi masyarakat yang ingin berwakaf atau mendonasi. Sebagai puncak persiapan Ramadan, menjelang Idulfitri nanti, masjid juga akan menggelar santunan untuk anak yatim dan fakir miskin, meringankan beban mereka dalam menyambut hari raya.

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar